SPPG Polres Kolaka Layani Ribuan Siswa Penerima Program Makan Bergizi Gratis
Kolaka - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kolaka memberikan layanan pemenuhan gizi bagi 2.915 siswa dari 11 sekolah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Kepala SPPG Polres Kolaka, Mifthahul Jannah, saat ditemui di Kolaka pada Senin menjelaskan bahwa ribuan penerima manfaat tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga para santri di pondok pesantren.
Daftar sekolah yang terlibat mencakup TK Kemala Bhayangkari Kolaka, TKIT Al-Ilmu Kolaka, RA Attarbiyah, SDN 1 Balandete, SDN 1 Tahoa, SMPN 1 Kolaka, SMPN 2 Kolaka, Pondok Pesantren Attarbiyah, SMKN 5 Kolaka, SMKN 1 Kolaka, serta SMAN 2 Kolaka.
Adapun jumlah siswa di tiap sekolah tersebut yaitu: TK Kemala Bhayangkari Kolaka 86 siswa, TKIT Al-Ilmu Kolaka 44 siswa, RA Attarbiyah 19 siswa, SDN 1 Balandete 158 siswa, SDN 1 Tahoa 187 siswa, SMPN 1 Kolaka 723 siswa, SMPN 2 Kolaka 574 siswa, Pondok Pesantren Attarbiyah 125 siswa, SMKN 5 Kolaka 122 siswa, SMKN 1 Kolaka 787 siswa, serta SMAN 2 Kolaka 90 siswa.
Menurut Mifthahul Jannah, program tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap agenda nasional dalam pemenuhan gizi peserta didik, sekaligus upaya meningkatkan kesehatan dan asupan bergizi bagi para pelajar di Kolaka.
Ia menambahkan bahwa "Selama kegiatan berlangsung pendistribusian MBG berjalan dengan tertib dan mendapat apresiasi dari pihak sekolah serta orang tua siswa. Dan MBG ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang pelajar di wilayah Kabupaten Kolaka," ujarnya, Senin (1/12).
Sebelum makanan disalurkan, SPPG Polres Kolaka memastikan kualitasnya melalui uji keamanan pangan yang dilakukan ahli gizi, sehingga setiap hidangan yang dibagikan telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Sementara itu, Kapolres Kolaka AKBP Yudha Widyatama Nugraha menjelaskan bahwa sebagai wujud dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam pemenuhan gizi anak sekolah, pihaknya telah mendirikan SPPG Polri yang bekerja mengikuti prosedur baku, mulai dari pemilihan bahan pangan, proses pengolahan, hingga penyajian ke sekolah-sekolah.
Ia menegaskan bahwa penerapan standar keamanan pangan ini merupakan bukti komitmen Polri dalam menjaga keamanan, kebersihan, dan kelayakan setiap tahapan layanan. "Langkah ini menjadi wujud disiplin dan kepatuhan Polri terhadap prinsip kebersihan dan keselamatan kerja. Dan saat penerimaan bahan baku. Bahan pangan yang datang diperiksa petugas quality control dan ahli gizi Polri untuk memastikan kuantitas, kualitas, kesegaran, dan suhu penyimpanan," katanya.
Pengawasan keamanan pangan dilakukan ketat oleh Dokkes Polres Kolaka melalui berbagai pengujian, termasuk rapid test kandungan nitrit, sianida, arsen, dan formalin, serta pemeriksaan mikrobiologi dan uji kimia untuk mendeteksi keberadaan bakteri berbahaya seperti e-coli dan salmonela.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0