SPPG Bogor Sukamantri Jadi Model Zero Waste, Dorong Produksi Makanan Bergizi Ramah Lingkungan

Dec 9, 2025 - 21:39
SPPG Bogor Sukamantri Jadi Model Zero Waste, Dorong Produksi Makanan Bergizi Ramah Lingkungan
Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati (kiri)

Bogor - Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong percepatan transformasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menuju produksi yang ramah lingkungan. SPPG Bogor Tamansari Sukamantri menonjol sebagai model nasional zero waste berkat inovasi pengolahan limbah berbasis maggot, penerapan ekonomi sirkular, dan standar higienitas yang konsisten dipenuhi.

Konsep zero waste di SPPG Sukamantri tidak hanya mengurangi sampah makanan secara signifikan, tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui pemanfaatan maggot sebagai pakan ternak dan pupuk organik. Model ekonomi sirkular ini menjadi bagian penting dari visi BGN untuk membuat setiap SPPG lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan.

Pemilik Yayasan Mutiara Keraton Solo, Sujimin, yang dikenal dengan Jimmy Hantu, menekankan bahwa inovasi ini memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. “Sejak awal kami ingin membangun SPPG yang bukan hanya memproduksi makanan bergizi, tetapi juga menjadi pusat edukasi lingkungan. Sistem maggot ini terbukti efektif, produktif, dan sangat mungkin diterapkan di wilayah lain,” ujarnya.

Kepala SPPG Bogor Tamansari Sukamantri, Dhia Aidha Wahyuningtyas, menambahkan bahwa prinsip zero waste telah diterapkan sejak tahap perencanaan dapur. Seluruh proses produksi diarahkan agar limbah diminimalkan. “Setiap sisa makanan kami olah menjadi pakan maggot, lalu maggot menjadi pakan ternak yang kembali menjadi bahan menu MBG. Siklus ini membuat produksi lebih efisien, sehat, dan ramah lingkungan,” jelas Tyas.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa model Sukamantri dapat menjadi rujukan bagi SPPG lain dalam memperkuat standar keberlanjutan. “SPPG Sukamantri membuktikan bahwa penguatan gizi nasional dapat berjalan seiring dengan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Zero waste di sini adalah praktik nyata yang bisa diadopsi oleh daerah lain,” ujar Hida di Bogor, Selasa (9/12).

Hida menambahkan, BGN tengah menyiapkan ekspansi model ini ke lebih banyak SPPG di berbagai provinsi. “Transformasi SPPG adalah bagian dari roadmap besar BGN. Kami ingin seluruh daerah menerapkan standar yang sama—aman, higienis, efisien, dan minim limbah. Ini penting untuk keberlanjutan program MBG jangka panjang,” tutupnya.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0