Program MBG di Bengkulu Sudah Capai 199 Ribu Pelajar, Pembangunan SPPG Terus Digenjot

AdeAde
Nov 27, 2025 - 18:08
Program MBG di Bengkulu Sudah Capai 199 Ribu Pelajar, Pembangunan SPPG Terus Digenjot
Kepala DJPb Provinsi Bengkulu, Muhammad Irfan Surya Wardana, di Bengkulu, Kamis. (27/11/2025).

Bengkulu - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah menjangkau 199.320 pelajar di wilayah tersebut. Program ini dilayani oleh 77 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur regional di Bengkulu.

"Program MBG telah menjangkau sebanyak 199.320 orang penerima manfaat (anak sekolah) di Bengkulu. Dilayani oleh 77 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)/Dapur Regional Bengkulu," kata Kepala DJPb Provinsi Bengkulu, Muhammad Irfan Surya Wardana, di Bengkulu, Kamis.

Irfan menjelaskan bahwa jumlah penerima manfaat akan terus bertambah hingga akhir 2025 dan memasuki 2026, seiring dengan pembangunan sejumlah SPPG atau dapur MBG yang masih dalam tahap konstruksi.

Menurutnya, meskipun program MBG telah menjangkau banyak pelajar, akselerasi pembangunan SPPG di Bengkulu masih perlu ditingkatkan.

"Kapasitas SPPG dapur masih jauh di bawah kebutuhan penerima, implementasi saat ini baru mencapai 41,32 persen dari target penerima, atau sebesar 199.320 dari target 482.362 penerima," ungkap Irfan.

Dampak dari keterbatasan ini, kata Irfan, adalah pemerataan layanan antar kabupaten belum optimal dan beban distribusi menumpuk pada dapur yang sudah beroperasi.

"Selain itu, belum terdapat penyeragaman penerapan sertifikasi SDM dapur dan standar higienis-sanitasi pada lintas kabupaten kota, meningkatkan risiko gangguan layanan seperti potensi penutupan sementara SPPG, kepatuhan SOP yang tidak seragam, dan kesenjangan kompetensi penjamah pangan," jelasnya.

Untuk mencapai pemerataan layanan bagi seluruh target penerima, Irfan menekankan perlunya dukungan dari berbagai pihak, agar program strategis Presiden RI Prabowo Subianto dapat menjangkau semua pelajar dan ibu hamil sebagai penerima manfaat.

"Kalau di sisi kuota 200 SPPG, ini sudah ada, sekarang sudah melaksanakan 77 SPPG, sebenarnya sudah ada proses pembangunan selanjutnya, semua tinggal proses verifikasi dan pembangunan, nanti kalau sudah terbangun tentunya dapat diperluas penerima sekolahnya," ujar Irfan.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0