SPPG Baru di Pasir Putih Depok Diresmikan, BGN Tekankan Kolaborasi dan Standar Keamanan Pangan

Oct 13, 2025 - 10:24
SPPG Baru di Pasir Putih Depok Diresmikan, BGN Tekankan Kolaborasi dan Standar Keamanan Pangan
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) siap beroperasi di Kota Depok resmi diluncurkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) pada Sabtu (11/10). (Foto dok: BGN)

Depok - Satu lagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) siap beroperasi di Kota Depok. Berlokasi di Kelurahan Pasir Putih, Sawangan, dapur gizi yang akan mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini resmi diluncurkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) pada Sabtu (11/10).

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menyampaikan bahwa terbentuknya SPPG bukanlah proses yang terjadi dalam waktu singkat. Ia menegaskan bahwa banyak pihak turut berperan hingga dapur tersebut dapat berdiri dan siap melayani masyarakat.

“Membangun sebuah SPPG merupakan sebuah proses yang panjang. Dibutuhkan komitmen, kerja sama, dan kepedulian dari berbagai pihak, mulai dari yayasan, pemerintah dan tentu yang paling penting adalah dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, berdirinya SPPG ini tentu menjadi hal yang patut disyukuri dan diapresiasi bersama,” kata Hida dalam sambutannya.

Menurutnya, SPPG memiliki posisi strategis dalam menjalankan amanah Program MBG yang langsung diarahkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Namun ia menekankan bahwa keberhasilan program tersebut hanya dapat terwujud bila seluruh pihak terlibat aktif.

“Di sisi lain, kami, Badan Gizi Nasional percaya bahwa program ini hanya dapat berjalan jika semua pihak terlibat untuk sama-sama bergerak. Kami tidak bisa bekerja. Oleh karena itu, kami betul-betul mengapresiasi Yayasan Kelas Mengajar Nusantara yang membantu untuk memperluas jangkauan penerima manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.

Penekanan pada Standar Keamanan Pangan

Hida juga menyoroti langkah positif SPPG Pasir Putih yang merekrut tenaga profesional sebagai Kepala Koki. Hal itu dinilai penting agar kualitas dan kelayakan pangan yang disajikan kepada penerima manfaat tetap terjaga. Meski begitu, ia kembali mengingatkan bahwa setiap SPPG harus terus menjaga standar keamanan pangan secara menyeluruh.

“Kami juga berpesan kepada Kepala SPPG dan seluruh relawan untuk terus memperhatikan kualitas bahan pangan, kebersihan alat, ompreng, dan bahan lainnya. Pastikan zero accident menjadi standar utama dalam pelayanan SPPG, tidak hanya di SPPG ini, tetapi juga SPPG seluruh Indonesia,” pesannya.

Apresiasi untuk Pihak Pendukung

Menutup sambutannya, Hida menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat dalam berdirinya SPPG Pasir Putih, termasuk Yayasan Kelas Mengajar Nusantara yang berperan besar dalam pembangunan dapur gizi tersebut.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Kelas Mengajar Nusantara atas inisiatif dan kerja kerasnya selama proses pembangunan SPPG ini, semoga semangat ini dapat berlanjut hingga seterusnya, serta menjadi manfaat untuk masyarakat sekitar dan menjadi upaya bersama dalam mewujudkan pemerataan gizi di seluruh Indonesia agar Indonesia emas 2045 dapat betul-betul kita capai,” pungkasnya.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0