Mensos Tetapkan Biaya Rp15 Ribu per Porsi untuk Program Makan Bergizi Lansia dan Disabilitas

Nov 14, 2025 - 11:22
Mensos Tetapkan Biaya Rp15 Ribu per Porsi untuk Program Makan Bergizi Lansia dan Disabilitas
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul)

Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan bahwa anggaran untuk satu porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia dan penyandang disabilitas tahun depan ditetapkan sebesar Rp15 ribu. Program ini merupakan pengembangan dari usulan yang sebelumnya telah ia sampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Per porsinya Rp15 ribu. Kalau diberikan dua kali, berarti totalnya Rp30 ribu per hari,” ujar Gus Ipul saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025).

Ia menjelaskan, meski konsep MBG merujuk pada program nasional Presiden Prabowo, Kementerian Sosial akan memfokuskan penerima bantuan pada lansia berusia di atas 75 tahun, terutama yang hidup terlantar, serta penyandang disabilitas yang memerlukan dukungan khusus.

“Kita sesuaikan dengan arahan Presiden, tetapi pengkhususan kami adalah lansia dan penyandang kesehatan yang membutuhkan. Target awalnya sekitar 100 ribu lansia yang benar-benar membutuhkan dan kelompok disabilitas,” kata Gus Ipul.

Menu makanan bergizi tersebut akan diberikan dua kali sehari—pagi dan siang—namun seluruhnya akan dikirimkan pada pagi hari. Pengantaran berlangsung setiap hari tanpa pengecualian akhir pekan.

“Dikirim setiap pagi, tanpa libur, baik Sabtu maupun Minggu,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa program ini berada di bawah pengelolaan penuh Kementerian Sosial dan tidak menjadi bagian dari Badan Gizi Nasional (BGN). “Ini murni program Kemensos, tindak lanjut dari program yang sudah kami jalankan sebelumnya,” tegasnya.

Untuk memastikan distribusi lebih cepat, Kemensos akan menggandeng kelompok masyarakat di sekitar lokasi para penerima manfaat. Dengan demikian, makanan dapat tiba tepat waktu dan sesuai kebutuhan.

“Kelompok masyarakat setempat yang akan membantu menjangkau para lansia dan penerima manfaat lainnya,” tambah Gus Ipul.

Ia juga menjelaskan bahwa program ini sebenarnya merupakan pembaruan dari skema yang pernah dijalankan Kemensos. Namun, kali ini pemerintah memperkuat standar menu serta fasilitas makan agar kualitasnya meningkat.

“Program sebelumnya sudah ada, tetapi kualitasnya perlu kami tingkatkan—baik menu maupun tempat makannya. Itu yang sedang kita susuaikan,” ujarnya.

Gus Ipul sebelumnya menegaskan bahwa program ini ditargetkan mulai berjalan tahun depan, setelah ia menyampaikan langsung rencana tersebut kepada Presiden.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0