Libur Sekolah, Dapur SPPG Nongsa 3 Fokus Salurkan MBG untuk Kelompok B3

Dec 28, 2025 - 12:06
Libur Sekolah, Dapur SPPG Nongsa 3 Fokus Salurkan MBG untuk Kelompok B3
Dokumentasi – Relawan Dapur SPPG Nongsa 3 Batu Besar Polda Kepri memperlihatkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan didistribusikan kepada para penerima manfaat, Kamis (25/8/2025).

Batam - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nongsa 3 Batu Besar yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menghentikan sementara produksi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekolah selama masa libur. Pada periode tersebut, dapur memilih memusatkan layanan bagi kelompok B3.

Kepala Dapur SPPG Nongsa 3 Batu Besar, Eva Andriani, menyampaikan bahwa meskipun sekolah libur, pihaknya tetap memproduksi MBG sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN). Namun, penyaluran difokuskan untuk kelompok selain sekolah.

“MBG untuk sekolah tidak ada produksi, tapi kami produksi MBG untuk posyandu saja,” kata Eva di Batam, Sabtu (27/12).

Ia menjelaskan, selama masa libur sekolah, seluruh SPPG mendapatkan instruksi agar tetap menyalurkan MBG kepada penerima manfaat, baik sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, maupun balita atau kelompok B3. Adapun mekanisme pemberian dilakukan dua kali dalam sepekan.

Menurut Eva, selama libur sekolah pendistribusian MBG dilakukan setiap hari Senin dan Kamis. Polanya terdiri atas satu menu makanan basah siap santap dan dua menu makanan kering dalam kemasan.

“Jadi Senin diantarkan satu makanan basah, dua makan kering untuk hari Selasa dan Rabu. Kemudian hari Kamis dikirim satu menu basah dan dua menu kering untuk hari Jumat dan Sabtu,” jelasnya.

Ia menambahkan, MBG untuk sekolah tidak didistribusikan karena sejumlah sekolah menyatakan tidak bersedia menerima. Alasannya, banyak siswa dan guru pulang ke daerah asal selama libur, sehingga pihak sekolah khawatir tidak mampu mengelola pendistribusian MBG.

“Kalau sekolah-sekolah tidak bersedia kami tidak mengirim (MBG), kebetulan seluruh sekolah di bawah naungan kami tidak ada yang bersedia, jadi kami hanya memproduksi MBG untuk B3,” ujarnya.

Dapur SPPG Nongsa 3 Batu Besar sebelumnya melayani 3.978 penerima manfaat yang terdiri atas 17 sekolah dan tiga posyandu. Namun sejak 22 Desember 2025, produksi MBG difokuskan hanya untuk 590 penerima manfaat dari kelompok B3.

Eva menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian dari BGN terkait jadwal dimulainya kembali produksi MBG untuk sekolah. Informasi awal menyebutkan kemungkinan pada rentang 5 hingga 8 Januari 2026, namun hingga kini belum ada keputusan final.

“Kami masih menunggu keputusan BGN untuk tanggal produksi MBG seperti semula,” ujarnya.

Sementara itu, BGN menginformasikan bahwa pelaksanaan MBG pada akhir tahun 2025 tetap berjalan pada tanggal 26, 27, 29, 30, dan 31 Desember 2025, khususnya untuk menjamin layanan bagi kelompok prioritas. Adapun pada awal tahun 2026, program MBG dijadwalkan kembali berlangsung secara serentak mulai 8 Januari 2026. Sebelumnya, tanggal 2, 3, 5, 6, dan 7 Januari 2026 ditetapkan sebagai masa persiapan bagi SPPG di seluruh Indonesia, mencakup kesiapan dapur, distribusi, sumber daya manusia, serta penguatan standar keamanan pangan.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0