Legislator Nilai MBG sebagai Investasi Gizi untuk Bentuk Generasi Emas Indonesia

AdeAde
Oct 7, 2025 - 12:52
Legislator Nilai MBG sebagai Investasi Gizi untuk Bentuk Generasi Emas Indonesia
Sosialisasi program MBG dilaksanakan di Desa Bandung Jaya, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, pada Minggu (05/10/2025).

Bengkulu - Anggota Komisi IX DPR RI, Eko Kurnia Ningsih, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan gizi.

"Program ini bukan sekadar pembagian makanan, tetapi bagian dari upaya membangun generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif," katanya di Bengkulu, Selasa.

Eko menjelaskan bahwa seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat sebagai penerima manfaat, tentu memiliki harapan yang sama: memastikan generasi muda tumbuh dengan asupan gizi seimbang.

"Kita ingin anak-anak Bengkulu tumbuh dengan gizi seimbang agar memiliki masa depan yang lebih baik," ujarnya usai menggelar sosialisasi program MBG di Bengkulu.

Ia menambahkan, pelaksanaan program tidak cukup hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga perlu dibarengi edukasi mengenai pola makan sehat baik di sekolah maupun di rumah.

"Kita harus memastikan bahwa masyarakat memahami makna gizi yang baik, bukan hanya kenyang tetapi juga bergizi. Dengan begitu, kita dapat menurunkan risiko masalah gizi di daerah ini," ucapnya.

Eko menyampaikan bahwa sosialisasi program MBG telah dilakukan di berbagai wilayah. Terbaru, kegiatan tersebut digelar di Desa Bandung Jaya, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, pada Minggu, 5 Oktober 2025. Melalui sosialisasi yang berkelanjutan, ia berharap masyarakat Bengkulu semakin memahami bahwa MBG merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa.

Dengan sinergi pemerintah pusat, daerah, lembaga pendidikan, serta masyarakat, Bengkulu diharapkan mampu menjadi contoh daerah yang sukses membangun generasi sehat dan berdaya saing.

Program MBG sendiri dirancang untuk memperluas akses makanan bergizi bagi anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta balita. Program ini juga bertujuan menekan angka stunting, meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar, serta sekaligus memberdayakan pelaku usaha lokal.

Perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Anyelir Puspa Kemala, menegaskan bahwa BGN berkomitmen mengawal pelaksanaan MBG agar berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

"Kami memastikan setiap menu yang disajikan disusun oleh ahli gizi dan sesuai kebutuhan anak. Ini adalah langkah nyata untuk memastikan tidak ada anak yang belajar dalam keadaan lapar," kata dia.

Sementara itu, Anggota DPRD Bengkulu, Edwar Samsi, menyampaikan dukungannya terhadap program MBG yang dinilainya tidak hanya memperbaiki kualitas gizi, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

"Program ini memberikan manfaat ganda. Selain menyehatkan anak-anak, juga menggerakkan ekonomi masyarakat karena UMKM lokal dapat berperan dalam penyediaan bahan pangan bergizi," ujarnya.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0