Kepala BGN: Presiden Prabowo Instruksikan Perketat Mutu dan Keamanan Program MBG

Feb 2, 2026 - 18:26
Kepala BGN: Presiden Prabowo Instruksikan Perketat Mutu dan Keamanan Program MBG
Kepala BGN, Dadan Hindayana

Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan khusus agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya mengejar target cakupan, tetapi juga semakin menitikberatkan pada aspek kualitas dan keamanan pangan.

Arahan tersebut disampaikan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

“Presiden menegaskan agar BGN bekerja secara cermat. Target tetap harus dikejar, tetapi kualitas dan keamanan program harus terus ditingkatkan. Itu menjadi penekanan langsung dari beliau,” ujar Dadan.

Dadan menyampaikan, hingga saat ini Program MBG telah didukung oleh 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani sekitar 60,7 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Untuk memastikan standar layanan tetap terjaga, BGN menargetkan pembentukan tim akreditasi dan sertifikasi pada 2026.

Melalui sistem tersebut, setiap SPPG akan dinilai dan diklasifikasikan berdasarkan kualitas layanan, mulai dari kategori unggul dengan nilai A, sangat baik dengan nilai B, hingga kategori baik dengan nilai C. Evaluasi tersebut juga akan menjadi dasar pembinaan bagi SPPG yang masih memerlukan peningkatan kinerja.

“Akan ada gradasi penilaian. SPPG yang sudah unggul tentu kami dorong untuk menjadi contoh, sementara yang lain akan terus dibina agar dapat memenuhi standar yang ditetapkan,” kata Dadan.

Selain penilaian mutu, pada tahun 2026 BGN juga akan menekankan penguatan edukasi gizi. Dengan demikian, penerima manfaat tidak hanya memperoleh makanan bergizi, tetapi juga pemahaman mengenai pemilihan dan pola konsumsi pangan sehat.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa berbagai program prioritas pemerintah, seperti MBG, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemerataan pendidikan, telah menunjukkan hasil nyata dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Menurut Presiden, kebijakan tersebut dijalankan secara terintegrasi sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga tahun 2026, Program MBG berkembang pesat dan telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh wilayah Indonesia. Selain manfaat sosial, program ini turut membentuk ekosistem usaha dan membuka lapangan kerja di berbagai daerah.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0