Dinkes Cianjur Selidiki Kasus Keracunan MBG yang Menimpa Ratusan Pelajar di Tiga Kecamatan

Feb 3, 2026 - 09:51
Dinkes Cianjur Selidiki Kasus Keracunan MBG yang Menimpa Ratusan Pelajar di Tiga Kecamatan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Made Setiawan. (Foto dok: antara)

Cianjur - Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tengah melakukan penelusuran menyeluruh atas insiden keracunan makanan yang dialami ratusan siswa peserta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tiga wilayah kecamatan.

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, Made Setiawan, menjelaskan bahwa proses investigasi masih berlangsung sembari menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan serta muntahan korban. Pemeriksaan tersebut diperkirakan memerlukan waktu hingga dua pekan ke depan.

“Sampel sudah kami kirimkan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini. Proses pemeriksaan laboratorium biasanya membutuhkan waktu sekitar tujuh sampai 14 hari,” ujar Made di Cianjur, Senin (2/2).

Ia menuturkan, penyelidikan dilakukan secara komprehensif dengan menitikberatkan pada seluruh rantai penyediaan makanan. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga mekanisme distribusi kepada siswa menjadi fokus evaluasi tim medis dan kesehatan lingkungan.

Menurut Made, secara medis makanan seharusnya dikonsumsi dalam kurun waktu maksimal empat jam setelah disiapkan. Jika melebihi batas tersebut, terdapat risiko perubahan senyawa kimia, seperti peningkatan kadar nitrat akibat aktivitas bakteri pengurai, yang dapat memicu gangguan kesehatan.

Sementara itu, terkait sekitar 300 siswa yang sebelumnya mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu MBG di Kecamatan Cikalongkulon, Sukanagara, dan Kadupandak, Made memastikan seluruhnya telah pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.

Meski demikian, Dinkes Cianjur tetap menginstruksikan tenaga kesehatan di masing-masing puskesmas untuk melakukan pemantauan lanjutan terhadap kondisi para siswa di wilayah kerjanya, guna memastikan tidak muncul keluhan lanjutan pascapenanganan medis.

“Kami berharap kejadian serupa tidak terulang. Karena itu, kami akan memastikan seluruh dapur penyedia MBG menjalankan prosedur sesuai standar dan berada dalam pengawasan rutin setiap hari,” tegasnya.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0