Delegasi Kedubes Prancis Apresiasi Dapur MBG Polri Pejaten dalam Penyediaan Gizi Anak

Dec 19, 2025 - 13:22
Delegasi Kedubes Prancis Apresiasi Dapur MBG Polri Pejaten dalam Penyediaan Gizi Anak
Delegasi Prancis melakukan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten dalam rangka melihat langsung operasional Dapur MBG.

Jakarta - Delegasi Kedutaan Besar Prancis bersama Tim Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten. Dalam kesempatan tersebut, delegasi Prancis menyampaikan apresiasi terhadap upaya penyediaan gizi anak yang dijalankan melalui dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri.

Berdasarkan keterangan yang diterima, Kamis (18/12/2025), keterlibatan aktif Polri dalam Program Makan Bergizi Gratis merupakan wujud komitmen institusi tersebut dalam mendukung Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. SPPG Polri secara konsisten memastikan keamanan pangan dengan dukungan langsung dari Dokkes Polri sebelum makanan didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Pengelolaan SPPG Polri Pejaten menjadi perhatian khusus saat Delegasi Kedutaan Besar Prancis dan Tim Tenaga Ahli BGN melakukan peninjauan langsung. Kunjungan tersebut dipandang sebagai pengakuan atas peran Polri dalam memastikan pelaksanaan MBG berjalan tidak hanya cepat dan masif, tetapi juga aman, higienis, serta memenuhi standar yang tinggi.

Director General for Global Affairs Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis, Mrs. Salina Grenet-Catalano, mengungkapkan apresiasinya terhadap pendekatan Indonesia, termasuk Polri, dalam mengimplementasikan program pangan sekolah berskala besar.

"Memberikan makanan yang baik dan bergizi setiap hari bagi anak-anak sangat penting bagi perkembangan otak dan kapasitas intelektual mereka. Program ini merupakan investasi besar bagi pembangunan ekonomi dan masa depan bangsa," ujar Mrs. Salina.

Delegasi Prancis juga menekankan pentingnya keterlibatan produsen lokal serta penerapan rantai pasok pendek yang telah dijalankan pada dapur MBG Polri.

"Program makanan sekolah harus berbasis produk lokal dengan rantai pasok yang pendek. Hal ini menjamin kualitas dan kesegaran pangan, sekaligus mendorong pengembangan ekonomi lokal," tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi meninjau langsung proses pengolahan makanan di dapur SPPG Polri, termasuk tahapan pemeriksaan keamanan pangan (food safety check) yang dilakukan oleh Dokkes Polri sebelum makanan dikirimkan kepada penerima manfaat. Sistem ini memastikan setiap menu yang disajikan telah melalui pengawasan kesehatan dan gizi secara ketat.

Kasatgas MBG Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang, menegaskan bahwa Polri mengoptimalkan kekuatan organisasinya untuk memperluas dan mempercepat jangkauan MBG di seluruh Indonesia.

"Polri memanfaatkan keberadaan 508 Polres yang tersebar di seluruh Indonesia untuk percepatan pembangunan SPPG. Kami mendorong setiap Polres bersama masyarakat minimal membangun satu SPPG agar pelayanan MBG dapat menjangkau seluruh penerima manfaat secara cepat dan merata," tegas Irjen Pol. Nurworo Danang.

Ia menjelaskan bahwa dalam pengelolaan dapur SPPG, Mabes Polri telah membentuk Gugus Tugas MBG secara berjenjang mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda, hingga Polres.

"Gugus tugas ini memastikan seluruh dapur SPPG Polri dibangun dan dikelola sesuai standar kualitas yang ditetapkan pemerintah. Kami menyusun buku panduan pengelolaan MBG Polri, menetapkan SOP tata kelola dapur yang ketat, melakukan pemeriksaan keamanan pangan sebelum distribusi, serta membentuk tim quality control dari tingkat pusat hingga Polres," jelasnya.

Selain menjamin kualitas dan keamanan pangan, Polri juga mengintegrasikan nilai budaya serta kearifan lokal dalam pelaksanaan MBG.

"Melalui buku menu Nusantara dari SPPG Polri, kami berupaya mengenalkan bahan pangan pokok sekaligus melestarikan menu lokal dari berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari pendidikan gizi dan budaya bagi anak-anak," tambahnya.

Delegasi Prancis menilai skala serta tata kelola Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia, termasuk keterlibatan Polri, sebagai salah satu yang paling ambisius di dunia. Pemerintah Prancis pun menyatakan kesiapan untuk terus mendukung Indonesia melalui kerja sama dengan World Food Programme (WFP) serta penugasan tenaga ahli di Bappenas guna memperkuat koordinasi dan keberlanjutan program.

Melalui pelaksanaan MBG, Polri menegaskan bahwa pengabdian Bhayangkara tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mengawal kualitas generasi masa depan bangsa, sejalan dengan visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0