BGN Pastikan Penanganan Penuh Korban Insiden Mobil SPPG di SDN Kalibaru

Dec 11, 2025 - 13:49
BGN Pastikan Penanganan Penuh Korban Insiden Mobil SPPG di SDN Kalibaru
Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya (tengah, berkacamata) ditemui media setelah mengunjungi SD Negeri Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025), untuk memastikan penanganan korban insiden mobil SPPG yang menabrak sekolah tersebut berjalan dengan baik.

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan penanganan korban insiden mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jakarta Utara yang menabrak sejumlah siswa dan seorang guru di SD Negeri Kalibaru 01, Cilincing, pada Kamis sekitar pukul 06.38 WIB.

Peristiwa terjadi ketika mobil yang mengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) melaju tak terkendali dan menabrak pagar serta peserta kegiatan literasi membaca yang tengah duduk berbaris di halaman sekolah.

"Seluruh proses penanganan korban dilakukan secepat mungkin, termasuk koordinasi lintas pihak untuk memastikan para siswa dan guru yang terluka mendapatkan layanan medis optimal. Saya sudah terjun langsung ke lokasi untuk memastikan semua penanganan berjalan cepat," kata Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, di Jakarta, Kamis (11/12).

BGN terus bekerja sama dengan pihak sekolah, kepolisian, dan fasilitas kesehatan agar semua korban memperoleh penanganan maksimal. Seluruh biaya perawatan korban ditanggung oleh BGN.

"Biaya perawatan seluruh korban ditanggung oleh kami (BGN), dan mereka ditempatkan di Kelas 1 RSUD semua," ujar Sony.

Sony menegaskan bahwa insiden ini tidak mengganggu operasional maupun pelayanan Program MBG. Distribusi dan layanan kepada penerima manfaat tetap berjalan lancar.

Selain itu, BGN telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pelaksanaan program untuk mencegah kejadian serupa. Evaluasi mencakup koordinasi lapangan, Standar Operasional Prosedur (SOP) distribusi, hingga pengawasan operasional harian.

"Secara internal BGN melakukan evaluasi internal untuk mencegah terulangnya peristiwa. Kejadian tersebut tidak menghambat operasional dan pelayanan MBG," tambahnya.

Kepala SPPG Jakarta Utara, Sahrul Gunawan Siregar, menjelaskan bahwa pengemudi saat kejadian bukan sopir tetap, melainkan sopir pengganti dari Yayasan Darul Esti.

Data awal menyebutkan 18 orang menjadi korban, termasuk seorang guru, dan langsung mendapatkan perawatan di RSUD terdekat.

Polres Metro Jakarta Utara kini mengusut insiden ini. "Kami menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen mengusut kasus ini secara menyeluruh," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendiz, Kamis.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan menindaklanjuti secara profesional bila ditemukan unsur pidana. "Kami memastikan bahwa penanganan kasus dilakukan secara cepat oleh jajaran kepolisian," ujar Erick.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0