BGN Laporkan Penurunan Signifikan Kejadian Program Makan Bergizi Gratis

Dec 16, 2025 - 08:07
BGN Laporkan Penurunan Signifikan Kejadian Program Makan Bergizi Gratis
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyampaikan laporan kepada Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa jumlah kejadian dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan tren menurun sejak mencapai titik tertinggi pada Oktober lalu.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin, Dadan memaparkan bahwa pada September tercatat sebanyak 67 kejadian. Angka tersebut sempat meningkat menjadi 85 kejadian pada Oktober.

Namun, memasuki November, jumlah kejadian turun cukup tajam menjadi 40 kasus. Sementara itu, hingga 15 hari pertama Desember, hanya tercatat empat kejadian dalam pelaksanaan program MBG.

“Alhamdilillah sudah jauh menurun. Kita usahakan agar tahun depan tidak ada lagi kejadian,” ucap dia.

Dadan menegaskan target BGN pada tahun mendatang adalah meniadakan kejadian serupa. Salah satu langkah yang ditempuh yakni melalui sertifikasi keamanan pangan terhadap sekitar 3.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Proses tersebut dilakukan bekerja sama dengan ID Survei.

Melalui sertifikasi ini, SPPG nantinya akan diklasifikasikan ke dalam kategori unggul, sangat baik, dan baik. Dadan berharap langkah tersebut dapat mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan program MBG sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di masa depan, termasuk pada 2026.

“Mudah-mudahan dengan sertifikasi ini tidak ada lagi kejadian yang akan dialami untuk program MBG pada 2026,” kata Dadan.

Dalam laporan yang sama, Dadan juga mengungkapkan bahwa dapur umum program MBG telah membuka peluang kerja bagi 741.985 orang. Hingga kini, sebanyak 17.555 dapur MBG telah beroperasi di 38 provinsi dan melayani sekitar 50,39 juta pelajar.

Selain itu, serapan anggaran program MBG sampai saat ini telah mencapai Rp58 triliun atau sekitar 81 persen dari total pagu anggaran. Dadan menambahkan, hingga akhir Desember mendatang diperkirakan akan berdiri sekitar 19.000 SPPG baru.

“Program MBG diperkirakan pada akhir Desember akan membentuk 19.000 SPPG dan itu menyangkut 70 persen penerima manfaat. Insya Allah akan menggunakan seluruh anggaran yang ada yang sudah diberikan kepada BGN,” ucapnya.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0