BGN Dukung Teknologi Plasma Fine Bubble IPB untuk Perkuat Keamanan Pangan Program MBG

AdeAde
Dec 18, 2025 - 18:54
BGN Dukung Teknologi Plasma Fine Bubble IPB untuk Perkuat Keamanan Pangan Program MBG
Prof. Y. Aris Purwanto menjelaskan Teknologi Plasma Fine Bubble dalam kegiatan dukungan BGN terhadap inovasi teknologi ramah lingkungan karya Profesor IPB guna memperkuat Program MBG, Rabu (18/12).

Bogor - Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan dukungan terhadap pengembangan inovasi teknologi ramah lingkungan karya Profesor IPB University (Institut Pertanian Bogor), Y. Aris Purwanto, berupa Teknologi Plasma Fine Bubble. Dukungan ini diberikan sebagai bagian dari upaya memperkuat standar keamanan pangan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dukungan tersebut disampaikan bersamaan dengan pemaparan serta uji coba awal Teknologi Plasma Fine Bubble yang dirancang untuk menunjang proses pengolahan air, pencucian bahan pangan, dan peralatan makan secara lebih aman, higienis, serta berkelanjutan. Teknologi ini memanfaatkan plasma penghasil ozon yang dikombinasikan dengan fine bubble berukuran nano, sehingga mampu bertahan lebih lama di dalam air dan bekerja efektif sebagai agen oksidator.

Aris menjelaskan bahwa Teknologi Plasma Fine Bubble memiliki kemampuan untuk menonaktifkan mikroorganisme berbahaya seperti Escherichia coli (E. coli), menurunkan residu pestisida pada bahan pangan, serta mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan bahan kimia seperti kaporit dan deterjen. Penerapannya dapat dilakukan pada berbagai tahapan, mulai dari pengolahan air sumur, pencucian sayuran dan buah, pencucian ompreng, hingga pengolahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) guna mengurangi bau.

“Teknologi ini bukan sekadar penyaringan air, melainkan proses oksidasi aktif melalui ozon dan fine bubble berukuran nano yang mampu menembus lapisan bahan pangan dan menguraikan residu berbahaya. Pendekatan ini relevan untuk mendukung standar keamanan pangan,” ujarnya.

BGN menilai Teknologi Plasma Fine Bubble memiliki prospek besar untuk diterapkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain meningkatkan aspek higienitas dan keamanan pangan, teknologi ini juga sejalan dengan prinsip keberlanjutan karena mampu menekan penggunaan bahan kimia, mengurangi bau limbah, serta lebih ramah lingkungan. Sistemnya yang bersifat customized memungkinkan penyesuaian kapasitas dan spesifikasi sesuai kebutuhan masing-masing SPPG.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa dukungan terhadap inovasi tersebut merupakan wujud komitmen BGN dalam memastikan Program MBG berjalan dengan standar mutu yang tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan.

“BGN mendukung inovasi teknologi berbasis riset dan ramah lingkungan yang dapat meningkatkan keamanan pangan sekaligus efisiensi operasional di SPPG. Teknologi Plasma Fine Bubble menunjukkan potensi kuat untuk memperkuat standar higienitas dalam pelaksanaan MBG,” ujar Hida, Rabu (18/12).

Hida menambahkan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti IPB University menjadi langkah strategis untuk menjembatani hasil riset dengan kebutuhan implementasi program nasional. Hal ini dinilai penting dalam mendukung sistem pangan yang aman dan berkelanjutan.

Saat ini, Teknologi Plasma Fine Bubble masih berada pada tahap finalisasi sebelum memasuki proses instalasi dan uji terapan di lingkungan SPPG. BGN berharap teknologi tersebut dapat menjadi salah satu model penerapan inovasi berbasis riset dalam penguatan standar nasional pelaksanaan Program MBG.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0