17 Dapur SPPG di OKU Ajukan Sertifikasi Higiene untuk Dukung Program MBG
Baturaja - Sebanyak 17 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, tengah mengajukan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bagian dari persyaratan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pelaksana Harian Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan OKU, Febrianto, menyampaikan bahwa hingga sekarang baru satu dapur SPPG yang telah memperoleh sertifikat tersebut. Sementara 17 dapur lainnya masih menjalani proses kelengkapan dokumen dan penilaian.
“Dari total 18 dapur SPPG di OKU, baru satu yang sudah selesai. Sisanya masih melengkapi persyaratan untuk SLHS,” ujarnya di Baturaja, Minggu (16/11).
Ia menegaskan bahwa sertifikat ini menjadi syarat utama agar makanan yang disalurkan melalui program MBG benar-benar aman dikonsumsi para pelajar. Kelayakan higiene dan sanitasi sangat penting untuk mencegah risiko seperti keracunan akibat pengolahan makanan yang tidak memenuhi standar.
Jika persyaratan ini tidak dipenuhi, lanjutnya, kerja sama SPPG sebagai penyedia makanan bergizi dapat dihentikan.
Untuk memperoleh SLHS, pengelola dapur harus melalui sejumlah tahapan, mulai dari inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dengan nilai minimal 80, hingga pemenuhan standar kualitas air dan makanan berdasarkan hasil uji dari BTKL dan BPPOM Palembang. Selain itu, petugas yang menangani makanan diwajibkan memiliki sertifikasi penjamah makanan.
“Sebagian besar dapur yang belum mendapatkan SLHS saat ini masih melengkapi nilai IKL serta mengirim ulang sampel air,” kata Febrianto.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0