116 Dapur SPPG Bengkulu Mulai Operasi MBG 3B, Sasar Lebih dari 14 Ribu Penerima Manfaat

Dec 25, 2025 - 10:26
116 Dapur SPPG Bengkulu Mulai Operasi MBG 3B, Sasar Lebih dari 14 Ribu Penerima Manfaat
Ilustrasi SPPG

Bengkulu - Sebanyak 116 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Bengkulu mulai beroperasi menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Operasional perdana yang berlangsung sejak 19 hingga 22 Desember 2025 ini menyasar kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD di sejumlah wilayah Bengkulu.

Pelaksanaan awal program tersebut menjangkau 14.201 penerima manfaat yang tersebar di kawasan terpencil, pedesaan, hingga wilayah perkotaan. Program MBG 3B dinilai menjadi langkah awal dalam memperkuat layanan gizi masyarakat, sekaligus mendorong percepatan penurunan angka stunting di daerah dengan keterbatasan akses pelayanan dasar.

“Operasi perdana disejumlah dapur pelayanan itu menyasar 14.201 penerima manfaat di berbagai wilayah terpencil, pedesaan maupun perkotaan. Program MBG 3B sebagai langkah awal penguatan layanan gizi masyarakat sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di daerah dengan keterbatasan akses pelayanan dasar," kata Penanggungjawab MBG 3B Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu Penardi, S.Sos kepada awak media di Bengkulu, Selasa (23/12/2025).

Ia menyampaikan, pelaksanaan perdana MBG 3B di 116 SPPG menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan gizi yang merata bagi masyarakat di berbagai wilayah. Ke depan, evaluasi akan terus dilakukan agar implementasi program dapat berjalan semakin optimal.

“Pada running sepekan ini kita mengerahkan kader tenaga pendamping dan pendistribusi sebanyak 1.617 orang kader, terdiri Kader KB (Keluarga Berencana) dan Kader PKK Desa (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tingkat Desa) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK),” ujarnya.

Hingga saat ini, Program MBG 3B telah menyalurkan paket makanan bergizi kepada 14.201 penerima manfaat yang masuk kategori kelompok prioritas. Keterlibatan kader dari tiga unsur tersebut diharapkan mampu memastikan distribusi layanan gizi berjalan tepat sasaran, berkesinambungan, serta terpantau secara berkala.

Dengan dimulainya operasional MBG di 116 SPPG, Provinsi Bengkulu diharapkan menjadi salah satu daerah yang konsisten memperluas akses layanan gizi berkualitas. Langkah ini sekaligus mendukung agenda nasional pembangunan manusia yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0