Wakapolri Pastikan Pembangunan 16 SPPG 3T di NTT untuk Perluas Layanan MBG

Nov 29, 2025 - 23:05
Wakapolri Pastikan Pembangunan 16 SPPG 3T di NTT untuk Perluas Layanan MBG
Wakapolri Komjen Polisi Dedi Prasetyo memberikan keterangan kepada media saat melakukan kunjungan kerja ke SPPG Polda NTT di Kupang, Sabtu (29/11/2025).

Kupang - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, menyampaikan bahwa Polri akan mendirikan 16 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) khusus di wilayah 3T sebagai upaya memperkuat pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Polri mendapat mandat untuk membangun 98 SPPG 3T, dan khusus NTT akan dibangun 16 SPPG 3T,” ujar Dedi Prasetyo saat meninjau SPPG Polda NTT di Kupang, Sabtu sore (29/11).

Ia menjelaskan, pembangunan fasilitas tersebut merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, sebagai langkah strategis untuk memperluas akses layanan MBG di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

“Selain SPPG 3T, di NTT juga akan ditambah SPPG reguler di 12 titik,” tambahnya.

Dedi menyebutkan bahwa pelaksanaan pembangunan ditargetkan mulai berjalan pekan depan. Ia meminta jajaran kepolisian di daerah untuk memperkuat koordinasi agar target tersebut dapat tercapai sesuai rencana.

“Target kami tahun ini, sesuai perintah Bapak Presiden, Polri membangun 1.100 SPPG dan menuntaskan sisa 400 SPPG tahun depan, supaya total 1.500 SPPG terpenuhi di seluruh Indonesia,” katanya.

Untuk memastikan layanan berjalan baik, Wakapolri menegaskan bahwa seluruh SPPG yang berada di bawah Polri diawasi secara berkala dan mengikuti standar yang sudah ditetapkan.

“Tadi juga saya ingatkan semua produk makanan yang dihasilkan SPPG Polri harus melalui standar keamanan pangan guna upaya mitigasi keracunan dan sebagainya,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Dedi meninjau langsung berbagai fasilitas seperti dapur, ruang penyimpanan, dan peralatan produksi makanan, memastikan seluruh alur pengolahan tetap higienis dan aman.

Ia juga mendorong SPPG Polda NTT untuk terus mengembangkan menu yang berbahan pangan lokal sebagai representasi keragaman kuliner Indonesia.

“Menu-menu lokal yang menjadi kekhasan daerah sudah kami susun dalam sebuah buku acuan agar menjadi menu nusantara dari 38 SPPG provinsi,” ucapnya.

Selain bertemu dengan relawan dan tenaga dapur, ia memberikan dorongan semangat agar pelayanan kepada masyarakat terus meningkat, sekaligus memastikan keamanan pangan tetap menjadi prioritas utama.

Dalam kesempatan yang sama, Wakapolri mengapresiasi kerja SPPG Polda NTT yang telah memberi pelayanan kepada lebih dari 2.700 penerima manfaat, meliputi tiga sekolah—TK Bhayangkari, SMP Negeri 1 Kupang, dan SMK Negeri 1 Kupang—serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0