SPPG Kepri Siapkan 74 Calon Dapur Baru untuk Kejar Target Program Makan Bergizi Gratis

AdeAde
Jan 7, 2026 - 18:40
SPPG Kepri Siapkan 74 Calon Dapur Baru untuk Kejar Target Program Makan Bergizi Gratis
Petugas SPPG sedang mengeluarkan ompreng dari sarana transportasi saat pendistribusian MBG di sekolah Batam, Kepri.

Batam - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tengah mematangkan persiapan operasional 74 calon dapur baru guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.

Kepala Regional SPPG Kepri, Anindita Ayu, menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama jajaran SPPG berkomitmen menuntaskan sisa target penerima manfaat MBG pada tahun berjalan.

“Capaian Kepulauan Riau saat ini berada di kisaran 78 persen dari total target penerima manfaat. Insya Allah, sisa target tersebut akan kami kejar dan tuntaskan tahun ini,” ujar Anindita saat dihubungi di Batam, Rabu .

Data SPPG mencatat, dari total sasaran sebanyak 605.150 penerima manfaat di Kepri, hingga kini sebanyak 474.708 orang telah mendapatkan layanan MBG. Penerima tersebut meliputi peserta didik, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui yang menjadi kelompok prioritas dalam program penguatan gizi nasional.

Dari aspek sarana pendukung, saat ini telah beroperasi 172 dapur SPPG dari total potensi 305 dapur yang direncanakan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau.

“Sebanyak 305 dapur merupakan potensi keseluruhan. Saat ini ada 74 calon SPPG yang masih dalam tahap persiapan. Selain itu, terdapat pula dapur di wilayah 3T yang prosesnya masih berjalan,” jelas Anindita.

Ia menambahkan, dapur yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) belum ada yang beroperasi hingga saat ini, namun persiapan tetap dilanjutkan secara bertahap. Evaluasi kebutuhan di lapangan juga membuka peluang penambahan dapur baru ke depannya.

Terkait layanan selama libur Natal dan Tahun Baru, Anindita memastikan seluruh dapur SPPG di Kepri masih menghentikan sementara penyaluran MBG hingga 7 Januari 2026.

“Penghentian sementara ini sesuai dengan surat edaran pemerintah pusat. Penyaluran MBG dijadwalkan kembali normal mulai 8 Januari,” ujarnya.

Sementara untuk kebijakan baru tahun 2026, seperti insentif kader posyandu, gaji petugas Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) MBG, serta teknis operasional lainnya, pihak SPPG Kepri masih menunggu petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu juknis 2026 sebagai pedoman pelaksanaan program ke depan,” tutup Anindita.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0