Relawan MBG Kini Mendapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk Menjamin Hak dan Keselamatan Mereka
Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya terhadap keselamatan serta kesejahteraan para relawan yang setiap hari menjadi andalan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kini seluruh relawan yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Kebijakan tersebut tercantum dalam Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Bantuan Pemerintah Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2025, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Kepala BGN Nomor 63 Tahun 2025. Langkah ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi ribuan relawan yang tanpa henti menyiapkan serta mendistribusikan makanan bergizi untuk anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita di berbagai wilayah Indonesia.
“Relawan MBG adalah ujung tombak keberhasilan program ini. Mereka bekerja sejak dini hari, mengolah ribuan porsi makanan, hingga mengantarkannya ke sekolah-sekolah dan posyandu. Karena itu, sudah sepatutnya mereka mendapat perlindungan kerja yang layak,” ujar Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, di Jakarta, Rabu (22/10).
Hida menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), serta peluang untuk mendapatkan jaminan hari tua (JHT) bagi relawan yang bekerja penuh waktu. Pembiayaan iuran peserta sendiri akan dimasukkan ke dalam komponen biaya operasional SPPG yang bersumber dari anggaran bantuan pemerintah.
“BGN tidak ingin ada relawan yang merasa diabaikan. Dengan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, mereka bisa bekerja dengan tenang tanpa khawatir bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan,” jelasnya.
Kebijakan ini juga menjadi bagian penting dari upaya memperkuat manajemen sumber daya manusia dalam Program MBG. Dengan rencana pelibatan puluhan ribu relawan di 32.000 SPPG di seluruh Indonesia, perlindungan sosial menjadi suatu keharusan.
“Ini adalah bukti nyata bahwa MBG bukan hanya tentang pangan dan gizi, tapi juga tentang keadilan sosial. Relawan kita bukan sekadar pekerja sementara, mereka adalah pejuang gizi bangsa,” tambah Hida.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0