Prabowo Targetkan Program MBG Menjangkau Seluruh Desa pada Akhir 2026

Jan 7, 2026 - 20:52
Prabowo Targetkan Program MBG Menjangkau Seluruh Desa pada Akhir 2026
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto pada kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1). (Foto dok: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dinikmati seluruh penerima manfaat di Indonesia paling lambat pada Desember 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri kegiatan Panen Raya sekaligus pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu, yang disiarkan langsung oleh Sekretariat Presiden. Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan bahwa hingga saat ini MBG telah menjangkau sekitar 55 juta orang.

Capaian tersebut diraih hanya dalam waktu satu tahun sejak program prioritas nasional itu mulai dijalankan. Padahal, target keseluruhan pemerintah mencapai 82,9 juta penerima manfaat yang meliputi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok lanjut usia.

“Target kita, pada Desember 2026 seluruh desa sudah menerima MBG. Mudah-mudahan bisa lebih cepat, tapi paling lambat Desember semua anak Indonesia, ibu hamil, dan para lansia sudah terlayani,” ujar Presiden (7/1).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang hingga kini belum merasakan manfaat program MBG. Ia menegaskan bahwa keterbatasan kapasitas menjadi tantangan awal, namun pemerintah memastikan perluasan program akan terus dipercepat.

“Saya dengar sendiri masih ada warga yang menyampaikan desanya belum menerima MBG. Saya mohon maaf, tetapi Insya Allah pada 2026 semua desa di Indonesia akan kebagian program ini,” katanya.

Sebelumnya, Presiden menyampaikan bahwa per 5 Januari 2026 jumlah penerima manfaat MBG telah mencapai 55 juta orang, tepat satu tahun sejak program tersebut diluncurkan pada 6 Januari 2025. Prabowo menilai capaian tersebut sebagai prestasi besar, terutama jika dibandingkan dengan pengalaman negara lain.

Ia mencontohkan Brasil yang membutuhkan waktu hingga 11 tahun untuk menjangkau 40 juta penerima dalam program makan siang gratis nasionalnya. Sementara Indonesia mampu melampaui angka tersebut hanya dalam kurun satu tahun.

“Hari ini kita memberi makan 55 juta saudara-saudara kita setiap hari. Itu setara dengan memberi makan delapan kali jumlah penduduk Singapura. Brasil butuh 11 tahun untuk 40 juta, kita 55 juta hanya dalam satu tahun,” ujar Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga mengungkapkan apresiasi dari berbagai pihak internasional terhadap pelaksanaan MBG di Indonesia. Salah satunya datang dari Rockefeller Institute, lembaga riset ternama asal Amerika Serikat, yang secara khusus mengirim tim untuk meninjau langsung pelaksanaan program di sekolah-sekolah.

Menurut Prabowo, para ahli dari lembaga tersebut menyampaikan bahwa investasi pemerintah dalam program MBG berpotensi menghasilkan dampak ekonomi berlipat, dengan efek pengganda yang diperkirakan mencapai lima hingga 35 kali lipat.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0