Pasca Evaluasi Seluruh SPPG Kembali Beroperasi dengan Standar Keamanan yang Lebih Ketat
Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sebelumnya terdampak insiden kini telah kembali berjalan dengan pengamanan operasional yang semakin diperkuat. Rangkaian langkah investigasi, evaluasi, hingga pemulihan yang dilakukan secara menyeluruh berhasil meningkatkan mutu pelayanan, membuat setiap SPPG lebih siap serta lebih aman dalam mendukung jalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa setiap SPPG yang terlibat dalam insiden langsung diminta menghentikan seluruh aktivitas sementara waktu untuk memastikan pemeriksaan berjalan menyeluruh.
“SPPG-SPPG yang mengalami kejadian kita minta stop dulu kemudian kita investigasi. Kemudian kita evaluasi dan setelah semua saran perbaikan dilakukan mereka operasional kembali,” ujar Dadan di Jakarta, Sabtu (6/12).
Dadan menambahkan bahwa proses penilaian ulang ini tidak berhenti pada pemulihan kondisi, namun juga menyentuh penguatan mutu layanan secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa hasilnya terlihat jelas karena tidak ada SPPG yang pernah mengalami kejadian serupa setelah perbaikan diterapkan.
“Dan sejauh ini semua SPPG yang sudah mengalami kejadian tidak pernah lagi mengalami kejadian karena jauh lebih baik dari sebelum dilakukan investigasi dan evaluasi,” lanjutnya.
Serangkaian peningkatan dilakukan, mulai dari pembatasan kapasitas layanan, pengawasan produksi yang lebih ketat, hingga pemanfaatan peralatan uji kualitas makanan. Upaya tersebut memastikan seluruh dapur produksi menjalankan prosedur sesuai standar keamanan pangan nasional. Selain itu, setiap SPPG kini diwajibkan melakukan sterilisasi food tray serta menggunakan air bersertifikasi dalam seluruh proses memasak maupun pencucian, sehingga mutu pelayanan dapat terjaga dengan lebih optimal.
Bagaiman Reaksi Kamu?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0