Hari Pertama MBG 2026 Dimulai, BGN Tegaskan Guru dan Tenaga Sekolah Wajib Terima Makan Bergizi

Jan 8, 2026 - 12:11
Hari Pertama MBG 2026 Dimulai, BGN Tegaskan Guru dan Tenaga Sekolah Wajib Terima Makan Bergizi
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang berbincang dengan salah satu siswa SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis (8/1/2026) pada penyaluran MBG hari pertama di sekolah tahun 2026.

Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan di sekolah-sekolah pada awal tahun 2026. Pada pelaksanaan hari pertama, Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan agar seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan ikut menerima MBG, menyusul temuan masih adanya sekolah yang belum menyalurkan makanan tersebut kepada guru.

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan penegasan itu saat meninjau pelaksanaan MBG perdana tahun 2026 di SMK Negeri 1 Jakarta, Kamis. Ia menegaskan bahwa pemberian MBG kepada guru dan tenaga sekolah telah diatur secara resmi dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Perluasan Penerima MBG.

“Semua guru harus menerima MBG. Aturannya sudah jelas di Perpres. Tidak hanya guru, tetapi juga tenaga kebersihan, petugas tata usaha, dan seluruh tenaga pendukung di sekolah,” ujar Nanik saat menegur pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang hadir di lokasi, Kamis (8/1).

Selain menyoroti cakupan penerima, Nanik juga mendorong SPPG agar lebih inovatif dalam menyusun menu makanan, khususnya dalam penyediaan sumber protein seperti ikan. Menurutnya, variasi menu perlu diperhatikan agar kebutuhan gizi terpenuhi sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan.

“Protein ikan sangat dibutuhkan. Kalau telur terus dan permintaannya tinggi, harganya bisa naik. Bisa disiasati dengan mengganti menu ikan,” jelasnya.

Nanik menegaskan akan kembali melakukan peninjauan ke SMK Negeri 1 Jakarta pada pekan berikutnya untuk memastikan seluruh guru dan tenaga sekolah telah menerima MBG sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kunjungan tersebut, Nanik juga sempat berinteraksi dengan Jihan, siswa kelas X Teknik Konstruksi Perumahan, yang tampak terharu hingga meneteskan air mata saat menerima MBG. Ia pun memberikan semangat agar siswa tersebut semakin giat belajar.

Sementara itu, Kepala SPPG Kemayoran II Jakarta Pusat, Adiwiyata Bima Saraswata, menyatakan pihaknya akan segera memperluas penyaluran MBG tidak hanya kepada siswa, tetapi juga kepada guru, tenaga tata usaha, dan petugas kebersihan di sekolah.

Sepanjang tahun 2025, BGN mencatat telah membangun sebanyak 19.188 SPPG di seluruh Indonesia. Program MBG telah menjangkau 55,1 juta penerima manfaat, termasuk pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kepala BGN Dadan Hindayana menargetkan jumlah penerima manfaat meningkat hingga 82,9 juta orang pada Februari 2026.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0