BGN Pastikan Layanan SPPG Tetap Berjalan Meski Sejumlah Unit Terdampak Bencana di Sumatera dan Aceh

Dec 8, 2025 - 18:30
BGN Pastikan Layanan SPPG Tetap Berjalan Meski Sejumlah Unit Terdampak Bencana di Sumatera dan Aceh
Ilustrasi dapur MBG

Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) saat ini belum dapat beroperasi akibat kerusakan fasilitas dan terputusnya komunikasi.

Ia menjelaskan bahwa di Aceh terdapat 129 SPPG yang hingga kini belum memberikan informasi karena terdampak bencana. Hal serupa juga terjadi di Sumut dan Sumbar, meskipun jumlah pastinya masih menunggu pendataan lebih lanjut.

"Di Aceh itu ada 129 SPPG yang sekarang tidak berfungsi. Ada di antaranya yang tersapu, meskipun jumlahnya belum kita tahu. Tapi yang 129 belum ada keterangan karena mungkin kesulitan sinyal dan lain-lain. Di Sumatera Utara juga demikian, di Sumbar juga demikian," kata Dadan di Jakarta, Senin (8/12).

Meski demikian, fasilitas yang masih dapat beroperasi tetap aktif memberikan layanan. Di Aceh, 106 SPPG melayani pengungsi, sementara 80 unit lainnya menjalankan layanan reguler. Di Sumut, 148 SPPG aktif melayani pengungsi, dan di Sumbar sebanyak 66 unit masih beroperasi.

"Tapi alhamdulillah, di Aceh itu masih ada 106 yang bisa melayani pengungsi. Ada 80 yang tetap melaksanakan ke penerima manfaat yang normal. Di Sumatera Utara, ada 148 yang tetap melayani pengungsi, dan di Sumatera Barat ada 66. Jadi masih cukup banyak yang bisa berfungsi untuk melayani para pengungsi," lanjutnya.

Dadan menambahkan, setelah fase darurat berakhir, BGN akan melakukan identifikasi kerusakan untuk merencanakan langkah pemulihan, termasuk kemungkinan membangun kembali SPPG yang hilang atau rusak parah.

"Karena bagaimana pun kita harus memberi bantuan kepada masyarakat yang terdampak termasuk tentu saja para mitra Badan Gizi Nasional. Caranya sedang kami pikirkan, apakah solidaritas dari mitra-mitra seluruh Indonesia yang mungkin nanti akan ikut membantu membangun SPPG yang terdampak," ujar Dadan.

Ia menekankan bahwa seluruh SPPG di Indonesia, yang berjumlah 17.060 unit, merupakan hasil kontribusi masyarakat dan mitra program, bukan menggunakan APBN. Oleh karena itu, BGN berkomitmen memberikan perhatian khusus kepada para mitra yang fasilitasnya terdampak bencana.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0