BGN Catat SPPG Tembus 19.800 Unit di Awal Tahun

AdeAde
Jan 8, 2026 - 17:34
BGN Catat SPPG Tembus 19.800 Unit di Awal Tahun
Ilustrasi penerima makanan bergizi gratis

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di awal tahun telah mencapai 19.800 unit sebagai bagian dari penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski tidak seluruhnya langsung beroperasi secara bersamaan.

Kepala BGN Dadan Hindayana saat meninjau pelaksanaan MBG di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (8/1), mengungkapkan bahwa perkembangan program tersebut mengalami lonjakan signifikan sepanjang 2025. Ia menjelaskan, MBG pertama kali dijalankan pada 6 Januari 2025 dengan dukungan 190 SPPG dan menjangkau sekitar 570 ribu penerima manfaat.

“Alhamdulillah, hingga 31 Desember 2025 jumlah SPPG meningkat menjadi 19.188 unit dengan penerima manfaat mencapai 55,1 juta orang. Saat ini sebenarnya sudah terbentuk sekitar 19.800 SPPG, namun yang beroperasi serentak masih 19.188,” ujar Dadan.

Ia menjelaskan, SPPG yang baru dibentuk belum langsung menjalankan layanan karena memerlukan waktu proses administratif dan pendanaan. Sejak pembentukan hingga dana masuk ke rekening operasional, setiap SPPG membutuhkan waktu sekitar lima hingga delapan hari.

“SPPG yang terbentuk pada Januari ini akan mulai beroperasi secara penuh pada sesi berikutnya,” jelasnya.

Dadan kembali menegaskan bahwa Program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjamin pemenuhan gizi masyarakat sekaligus membangun fondasi sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, kecukupan gizi merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas generasi masa depan.

Program MBG menyasar kelompok rentan dan strategis, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga peserta didik di seluruh jenjang pendidikan, dari PAUD hingga SMA.

“Selama satu tahun berjalan, program ini menunjukkan dampak yang positif. Tentu masih ada kekurangan di beberapa sisi dan itu terus kami benahi. Pada 2026, kami akan mengejar target 82,9 juta penerima manfaat, sekaligus memperkuat sistem melalui sertifikasi dan akreditasi,” kata Dadan.

BGN sebelumnya mencatat telah membangun 19.188 SPPG sepanjang 2025 untuk mendukung implementasi MBG. Program ini kembali dijalankan secara serentak mulai 8 Januari 2026 dan saat ini melayani sekitar 55,1 juta penerima manfaat di berbagai daerah di Indonesia.

Bagaiman Reaksi Kamu?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0